Advs

Startup

Melihat Potensi Kolaborasi Startup dan Korporasi

Melihat Potensi Kolaborasi Startup dan Korporasi Bersama Bizcom Indonesia

Inovasi merupakan kunci dari keberhasilan suatu bisnis. Meski demikian, tantangan memasuki pangsa pasar juga tidak kalah sulit bagi para pelaku startup.

Dilain pihak bagaimana dengan korporasi yang harus terus mengikuti perkembangan tren bisnis yang berdatangan. Perbedaan kebutuhan ini semakin membuka kesempatan bagi startup dan korporasi untuk saling melengkapi.

Melihat dari fenomena tersebut, Bizcom Indonesia kembali mengadakan investor Gathering ke 17 dengan mengangkat tema “The Possiblity of Collaboration Between Established Company and Start-up” yang bertempat di Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta, Kamis, (26/7/3018).

Dalam kesempatan Gathering kali ini, Bizcom menghadirkan para pelaku bisnis dan investor sebagai panelis seperti, Ariyo Nugroho (Division Head E2Pay.co.id), Sutedja Sidarta Darmono (Presiden Director PT Graha Buana dan Direksi Holding Jabaleka Group), Donald Wiharja (Partner Convergence Ventures), Erika Diansari Go (Prinsipal Alpha JWC), William Susilo Y (Co-Founder of Gorry Holdings, Gradana, and Helopt) dan Moderator, Fransisca Adinda ( PRecious Jakarta).

Selengkapnya

Bagikan :

Social Entrepreneurship, Bisnis Mulya yang Punya Manfaat Bagi Masyarakat

Social Entrepreneurship, Bisnis Mulya yang Punya Manfaat Bagi Masyarakat

Social Entrepreunership atau kewirausahaan sosial merupakan pengertian dari seseorang yang mengerti permasalahan sosial dan menggunakan kemampuan Entreprenuership untuk melakukan perubahan sosial, terutama meliputi bidang kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan pengembangan usaha bisnis.

Biasanya mereka memiliki misi mulya, tujuannya tidak lain untuk pengentasan kemiskinan dengan semangat kewirausahaan. Jika business entrepreneurs mengukur keberhasilan dari kinerja keuangannya , maka social entrepreneur keberhasilannya diukur dari manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

Bizcom.id mengupas apa itu Social Entrepreneurship dalam acara yang bertema, “Social Entrepreneurship” How to Start? Why is it growing in the develovped countries? yang berlangsung di Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Diacara tersebut dihadiri oleh Helga Co Founder Burgreens, Tom Schmittzehe Business Development Director Uberiscapital.com, Dondi Hananto Partner Patamar Capital, Dita Aisyah Chief Business Development Officer Binar Academy dan moderator Fransisca Adinda PRecious Jakarta.

Mereka hadir untuk memberikan penjelasan apa itu Social Entrepreneurship dan apa saja yang sudah dilakukan.

Dita Aisyah Chief Business Development officer Binar Academy salah satu pembicara acara tersebut mengungkapkan, Binar Academy sudah melakukan manfaat bagi kebanyakan orang lain.

Binar Academy adalah sekolah yang menawarkan coding gratis selama 2,5 bulan. Binar Academi didirikan dengan tujuan besar yaitu menciptakan lapangan pekerjaan.

Dita selaku chief businiess development officer Binar Academy juga berpendapat, begitu sulitnya mencari seorang IT pada saat ini, Maka dari itulah berdiri Binar Academy. Dita Aisyah kini ialah pionir terdepan sekaligus otak di balik keberlangsungan Binar Academy dari sisi bisnis. Kerja kerasnya telah berbuah ranum sehingga banyak murid yang bisa bersekolah secara gratis di Binar Academy.

Dita Aisyah (Chief Businiess Development Officer binar academy) & Sendra Wong (Ceo Bizcom.id)

Sedangkan pembicara lainnya Helga Angelina Co Founder Burgreens juga memberikan penjelasan apa yang sudah ia lakukan dengan Social Entrepreneurship.

Helga Angelina merupakan pemilik restoran Burgreens yang menyajikan makanan menu sehat, enak dan juga ramah lingkungan. Meski bergerak dalam dunia Food and Beverages, Helga menuturkan bahwa bisnis restoran yang dijalaninya masuk dalam konsep wirausaha sosial.

Selain menjual makanan sehat, Helga juga memiliki cita-cita besar untuk bisa memberdayakan petani lokal dan wanita dalam produksinya. Kedepannya Helga ingin membuka cabang sebanyak mungkin di tempat strategis sehingga di manapun orang bisa menemukan opsi makanan sehat mereka bisa menemukan opsi makanan sehat dan itu burgreens.

Social Entrepreneurship, Bisnis Mulya yang Punya Manfaat Bagi Masyarakat
Helga Angelina (Co Founder Burgreens) & Sendra Wong (Ceo Bizcom.id)

Kewirusahaan sosial merupakan solusi alternatif yang kreatif karena tidak hanya berorientasi pada keuntungan belaka akan tetapi juga kesejahteraan masyarakat.

Melalui kewirausahaan sosial, masalah ekonomi Indonesia dapat sedikit teratasi. Karena dengan ini, masyarakat akan terlibat langsung dalam menjadi pelaku bisnis dan keuntungannya akan dikembalikan lagi ke masyarakat untuk dikembangkan.

Bagikan :

Fintech Syariah Tamasia Rilis Fitur Transfer Emas

Aplikasi digital jual-beli emas berbasis syariah Tamasia meluncurkan fitur terbaru bernama Transfer Emas dan Emas Gratis. Dua fitur tersebut telah diluncurkan pada saat perayaan acara ulang tahun pertama aplikasi tersebut, belum lama ini.

CEO & CO-Founder Tamasia Muhammad Assad mengatakan, layanan Transfer Emas bisa digunakan para pelanggan untuk mengirimkan hadiah misalnya tunjangan hari raya (THR) kepada sanak saudara, keluarga, rekan kerja serta para sahabat di Idul Fitri kemarin. “Ini adalah THR zaman now,” kata Assad dalam keterangan tertulis, yang diterima redaksi.

Dia mengatakan, emas merupakan instrumen investasi yang aman. Sebab, kata dia, harga emas tidak pernah turun dan nilainya akan terus meningkat.

Assad mengatakan, fitur Emas Gratis yang juga baru diluncurkan bisa didapatkan oleh seluruh pelanggan Tamasia dengan memberikan kode referral kepada kawannya yang ingin mengunduh aplikasi Tamasia. Setelah diunduh, maka orang yang memberikan kode referral tersebut akan mendapatkan emas gratis yang langsung dimasukkan ke dalam aplikasi.

Dalam setahun, aplikasi Tamasia telah memiliki lebih dari 50 ribu pelanggan dan 10 ribu reseller di seluruh Indonesia. Dia mengatakan, keunggulan dan nilai tambah membeli emas di Tamasia adalah murah, mudah dan syariah.

Tamasia memiliki dua metode pembelian emas, yaitu Beli Suka-Suka dan Beli Berkala. Beli Suka-Suka berkonsep seperti menabung. Pelanggan bisa membeli emas dari harga Rp 10 ribu. Sedangkan Beli Berkala berkonsep cicilan yang dimulai dari Rp 1.000 per hari dengan masa angsuran mulai dari 1-24 bulan.

Assad menambahkan, Tamasia juga membuka lapangan pekerjaan dengan menyediakan sistem reseller bagi yang ingin menjadi mitra dalam jual-beli emas. “Reseller akan mendapatkan bagi hasil yang menguntungkan. Kami ingin setiap sen keuntungan perusahaan kami bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.”

Selain itu, ada lagi fitur “Emas Gratis” yang bisa didapatkan oleh seluruh pelanggan Tamasia dengan memberikan kode referral kepada kawannya yang ingin mengunduh aplikasi Tamasia, dan setelah diunduh, maka orang yang memberikan kode referral tersebut akan mendapatkan emas gratis yang langsung dimasukkan ke dalam aplikasi.

Bagikan :

Melihat Markas Baru Tencent di China

tencent

Raksasa tekhnologi Tencent membuka markas besar barunya di Shenzhen, China.

Selengkapnya

Bagikan :

Gojek Akan Ekspansi 4 Negara di Asia Tenggara, Apa Saja?

Gojek berniat akan menggelontorkan dana sebesar US$ 500 juta untuk ekspansi ke 4 negara Asia Tenggara, yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Selengkapnya

Bagikan :

Selama Ramadhan, Bukalapak Berikan Promo Gratis Ongkir

Bukalapak bekerjasama denga JNE dengan mengadakan promo gratis ongkir selama Ramadhan. Para penggunanya dapat menikmati promo tersebut dengan menggunakan kode voucher PAKAIJNE yang bisa digunakan di aplikasi Bukalapak baik iOS maupun Android.

Promo ini dapat digunakan dengan minimum transaksi Rp 80.000 dan maksimum potongan ongkos kirim Rp 15.000. Setiap pengguna dapat menggunakan kode promo tersebut hingga tiga kali dalam sehari dan dapat menyesuaikan kebutuhannya dengan layanan JNE yang tersedia, seperti JNE REG dan JNE YES. Hal ini tentunya akan meringankan beban para pengguna Bukalapak terhadap ongkos kirim yang kompetitif.

Selengkapnya

Bagikan :

Jalin Kerja Sama dengan Bank Sumut, Investree Bidik Pemberdayaan Industri UMKM

Perusahaan peer to peer lending Investree (PT Investree Radhika Jaya) jalin kerjasama dengan Bank Sumut (PT Bank Sumut) guna memperluas jangkauan nasabah di wilayah Sumatra Utara. Kolaborasi ini membidik pemberdayaan industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Selengkapnya

Bagikan :

Amazon Berikan Tawaran Resmi Untuk Akuisisi Flipkart

amazon

Amazon.com, Inc telah menawarkan penawaran resmi kepada toko onlin atau e-commerce India, Flipkart untuk mengakuisisi sahamnya 60%.

Penawaran resmin ini merupakan untuk mengantisipasi tawaran Walmart yang juga ingin menjadi pemegang saham mayoritas di Flipkart.

Dikutip CNBC TV-18, Amazon kemungkinan akan setara dengan Walmart. Amazon juga menawarkan fee pemutusan perjanjian sebesar US$ 2 miliar (Rp 27 triliun).

Sementara dalam beberapa laporan awal 2018, Walmart dapat berinvestasi US$10 miliar (Rp 135 triliun) hingga US$12 miliar (Rp 162 triliun) untuk membeli seluruh saham. Namun, investasi utama akan berkisaran US$1 miliar (Rp 13,5 triliun) hingga US$2 miliar (Rp 27 triliun).

Bagikan :

Terkait Financial Security, Ini Penjelasan Pelaku Industri Fintech

Seiring kemajuan tekhnologi saat ini, bizcom.id bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) menggelar diskusi seputar Finance Tekhnologi (Fintech) di Fairmont Hotel Jakarta, Kamis (26/04/2018).

Dalam pembahasan tersebut, keamanan keuangan atau financial security ternyata penting untuk para pelaku usaha menengah atau UMKM

Selengkapnya

Bagikan :

Gandeng Bank Commonwealth, Bukalapak Gelar Pelatihan untuk Pelapak Wanita

Startup bukalapak menggelar pelatihan time management untuk para pelapak wanita yang tergabung dalam srikandi Bukalapak. Pelatihan ini bekerja sama dengan Bank Commonwealth.

Selengkapnya

Bagikan :