Nasional

antarafoto-pemeriksaan-lanjutan-joko-driyono-250319-aaa-2

Pengacara: Belum ada vonis Jokdri terlibat pengaturan skor

Jakarta – Pengacara Joko Driyono, Andru Bimaseta, menyatakan hingga saat ini belum ada vonis dari Satuan Tugas Anti Mafia Bola Polri tentang status kliennya apakah terlibat kasus pengaturan skor atau tidak, kendati Senin ini, mantan Ketua Umum PSSI tersebut tengah menjalani pemeriksaan kelimanya.

"Sampai sekarang penyidik belum mengatakan apa-apa kepada kami soal keterlibatan. Hari ini pemeriksaan berkaitan dengan kasus perusakan barang bukti, seperti penyidikan dokumen, aliran dana di rekening. Prinsipnya apakah ada kaitannya dengan pengaturan skor, itu dikroscek ke pak Joko, yang bersangkutan dana ini untuk apa kemudian telepon ke mana begitu kira-kira," kata Andru di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin.

Joko Driyono sudah ditetapkan menjadi tersangka sejak Kamis 14 Februari lalu dalam kasus perusakan dan penghilangan barang bukti. Hingga saat ini penyidik belum melakukan penahanan terhadap Joko Driyono atas kasus penghancuran barang bukti itu.

Bahkan Joko telah berulang kali mengagendakan pemanggilan dan lima pemanggilan di antaranya, Joko Driyono berhasil diperiksa yang masih berkutat pada kasus pengrusakan barang bukti.

Soal pemanggilan yang berlarut-larut sampai lima kali serta ada dugaan satgas masih kekurangan bukti untuk menyelidiki keterlibatan Jokdri, Andru enggan buru-buru menyimpulkan.

Menurut Andru pemeriksaan berulang itu karena jumlah barang bukti yang banyak.

"Barang bukti yang disita ada 80-an item. Anggaplah satu HP isinya dari tahun 2010, itu ditanyakan satu per satu. Makanya itu terus berulang, karena itu alasanya. Bukan hanya itu, banyak segala komunikasi semua ditanyakan, tapi kembali lagi, bukan terkait pengaturan skor, tapi terkait keseharian pak Joko," ujar Andru.

Dalam pemeriksaan kelima hal hari ini, Jokdri yang baru beberapa hari lalu menanggalkan jabatan sebagai Ketua Umum PSSI terlihat masuk ke ruang pemeriksaan Direktorat Reserse Kriminal Umum, Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 09.00 WIB.

Hingga berita ini ditulis, pemeriksaan tetsebut belum usai.

Joko Driyono (Jokdri) ditetapkan sebagai tersangka karena merusak barang bukti yang diduga terkait dengan kasus pengaturan skor. Dia ditetapkan sebagai tersangka, Kamis 14 Februari 2019.

Jokdri diduga sebagai aktor intelektual yang memerintahkan tiga orang, yaitu Muhammad MM alias Dani, Mus Muliadi alias Mus dan Abdul Gofar, untuk melakukan perusakan barang bukti di kantor Komisi Disiplin PSSI yang sempat digeledah Satgas Anti Mafia Sepakbola beberapa waktu lalu.

Dia memerintahkan ketiganya masuk ke ruangan yang telah diberi garis polisi dan melakukan perusakan barang bukti serta mengambil laptop yang diduga penyidik terkait kasus dugaan pengaturan skor.

Usai ditetapkan jadi tersangka, polisi melakukan penggeledahan apartemen Jokdri di Taman Rasuna, tower 9 lantai 18 unit 0918 C, Jalan Taman Rasuna Selatan, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, setelah sebelumnya ruang kerja Jokdri di Kantor PSSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, juga digeledah pada Kamis, 14 Februari 2019.

Kemudian, polisi pun melakukan pencekalan terhadap Jokdri. Polisi sudah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi pada 15 Februari 2019 untuk mencegah Jokdri keluar negeri selama 20 hari. Namun hingga kini Joko Driyono belum mendapatkan penahanan. 

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Bagikan :

Penataan Alun Alun Karawang-Jabar diintegrasikan dengan Masjid Agung

IMG-20190308-WA0016_1

Sasaran dari integrasi penataan Alun Alun Karawang dengan Taman Kuliner Citarum adalah untuk mengembangkan sektor pariwisata, estetika kota serta untuk pengembangan perdagangan dan jasaKarawang – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Acep Jamhuri menyatakan bahwa penataan Alun Alun Karawang akan diintegrasikan dengan pembangunan Masjid Agung dan Taman Kuliner Citarum di wilayah alun alun itu.

"Khusus untuk penataan alun alun, kita mendapatkan bantuan keuangan APBD Provinsi Jawa Barat sekitar Rp17 miliar," katanya, di Karawang, Senin.

Sedangkan bantuan anggaran dari Pemprov Jabar untuk pembangunan Taman Kuliner Citarum nilainya sekitar Rp3 miliar.

Pada tahun ini Pemkab Karawang juga mendapatkan bantuan anggaran sekitar Rp7 miliar untuk lanjutan renovasi Masjid Agung.

Menurut dia, sasaran dari proyek integrasi penataan Alun Alun Karawang dengan Taman Kuliner Citarum tersebut ialah untuk mengembangkan sektor pariwisata, estetika kota serta untuk pengembangan perdagangan dan jasa.

Kegiatan proyek pembangunan yang bersumber dari Pemprov Jabar itu konsep pembangunannya dibuat oleh tim dari Pemprov Jabar, etapi ada penyesuaian desain dari Pemkab Karawang. 

Baca juga: Karawang alokasikan Rp30 miliar renovasi masjid agung

Baca juga: Puluhan rakit ramaikan Festival Citarum

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Bagikan :

Jokdri kembali diperiksa soal barang bukti hingga aliran dana

antarafoto-pemeriksaan-lanjutan-joko-driyono-250319-aaa-2

Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola kembali memeriksa mantan Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri) dengan agenda pemeriksaan konfirmasi barang bukti hingga aliran dana pada rekening pribadi.

"Masih sama persis dengan agenda kemarin, mengkonfirmasi bukti-bukti, terus untuk melakukan pengecekan rekening itu aliran-aliran selama ini, dan kegiatan Pak Joko sehari-hari, itu aja nggak ada yang berbeda," kata kuasa hukum Joko, Andru Bimaseta, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin.

Baca juga: Polisi pegang janji Jokdri hadiri pemeriksaan Senin

Selain itu, lanjut dia, tim Satgas Antimafia Bola juga, mendalami keterangan terhadap Joko Driyono berkaitan dengan pokok perkara yang dituduhkan kepadanya yakni menjadi orang di balik kasus perusakan barang bukti.

"Kemudian terkait masalah perusakan masuk garis polisi, itu aja," ucapnya.

Diketahui, pemeriksaan Joko kali ini merupakan pemeriksaan kelima yang dilaluinya. Sejatinya, pemeriksaan Joko yang terakhir ini, diagendakan pada Senin (18/3) dan Kamis (21/3) lalu, namun yang bersangkutan tidak dapat hadir memenuhi panggilan penyidik.

Baca juga: Jadwal pemeriksaan Jokdri diundur

"Ada dua alasan, pertama alasan keluarga, kedua alasan pekerjaan," kata Andru.

Lebih lanjut, Andru menjelaskan bahwa kliennya tidak bisa hadir dalam agenda pemeriksaan pekan lalu karena harus bertemu dengan keluarganya di Serang, Banten. Yang akhirnya pihaknya mengirimkan surat permohonan pada satgas.

"Kenapa alasan keluarga, karena harus kembali ke Serang, rumahnya Pak Joko kan ada di Serang," ujar Andru.

Baca juga: Argo: Rusak barang bukti, Joko Driyono masih bisa diperiksa lagi

Joko Driyono sudah ditetapkan menjadi tersangka sejak Kamis 14 Februari lalu dalam kasus pengrusakan dan penghilangan barang bukti. Hingga saat ini penyidik belum melakukan penahanan terhadap Joko Driyono atas kasus penghancuran barang bukti itu.

Joko Driyono terancam dijerat dengan pasal berlapis. Dia disangkakan melanggar Pasal 363 yang terkait pencurian dan pemberatan serta Pasal 232 tentang perusakan pemberitahuan dan penyegelan.

Selanjutnya, Pasal 233 tentang perusakan barang bukti dan Pasal 235 KUHP terkait perintah palsu untuk melakukan tindak pidana yang disebutkan di Pasal 232 dan Pasal 233.

Baca juga: Joko Driyono irit berkomentar setelah jalani pemeriksaan

Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang garis polisi.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Bagikan :

Polda Aceh Tambah 20 BKO ke Polres Aceh Jaya

IMG-20190322-WA0035_1

Aceh Jaya – Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Aceh akan mengerahkan 20 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) untuk menambah kekuatan pengamanan pada pelaksanaan hari Pemilihan Umum atau Pemilu 17 April 2019 di wilayah hukum Kabupaten Aceh Jaya.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto, diwakili Kabag OPS Polres Aceh Jaya Kompol Khairullah, di Calang, Senin, mengatakan untuk pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) Polres Aceh memiliki kekuatan 167 orang personel.

"Personel dari Polres Aceh Jaya sebanyak 167 orang ditambah 20 orang BKO dari Polda Aceh nantinya akan ditempatkan di TPS yang ada di Kabupaten Aceh Jaya, khusus untuk pengamanan TPS," ujar Kompol Khairullah.

Pihaknya juga akan mendapat pasukan diperbantukan dari jajaran TNI Kodim 0104/Aceh Jaya yang akan disebarkan ke seluruh kecamatan untuk pengamanan guna mengantisipasi terjadi anarkisme pada saat pelaksanaan Pemilu 2019.

"Perbantuan TNI ada sekitar 111 orang, sedangkan perbantuan dari Brigade Mobil (Brimob) belum diketahui karena langsung dari Polda Aceh yang akan diplot ke polres dan dari polres yang akan mengatur persebarannya," ujarnya.

Polres Aceh Jaya akan menyebarkan personel gabungan ke setiap kecamatan untuk mengantisipasi apabila adanya anarkis, maupun intimidasi yang terjadi nantinya, ketentuan berlaku selain anggota TNI yang juga ikut siaga.

Kompol Khairullah juga menyampaikan bahwa untuk situasi kamtibmas menjelang hari H pelaksanaan Pemilu 2019 di daerah setempat masih sangat kondusif dan berharap kondisi itu tetap terjaga hingga hari pemungutan suara nantinya.
 

Pewarta: Anwar
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Bagikan :

Dua jenazah banjir di Sentani kembali ditemukan tim SAR gabungan

IMG-20190308-WA0042-800x600

Jenazah yang ditemukan adalah bayi berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar satu tahun dan jasad laki-laki berusia sekitar 30 tahunJayapura – Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap korban banjir bandang di sejumlah wilayah di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Senin (25/5) kembali menemukan dua jenazah.

"Jenazah yang ditemukan adalah bayi berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar satu tahun dan jasad laki-laki berusia sekitar 30 tahun," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel (Inf) Muhamad Aidi di Jayapura, Selasa.

Ia membenarkan adanya temuan dua jenazah di lokasi yang sama yakni di Tandjung Kwitar, BTN Gajah Mada. Temuan jenazah korban banjir bandang berawal dari laporan masyarakat yang turut serta dalam pencarian korban bayi laki-laki itu.

Saat dilakukan penyisiran, katanya, tim dari kesehatan TNI menemukan jasad bayi tersebut.

Beberapa saat kemudian tim dari Basarnas menemukan jasad lelaki berusia 30 tahun, kata Aidi, seraya menambahkan kedua jenazah saat ini sudah berada di RS Bhayangkara untuk diidentifikasi.

Dengan ditemukannya dua jenazah maka saat ini tercatat 105 orang meninggal, 94 orang lainnya dilaporkan hilang.

Banjir bandang yang terjadi Sabtu (16/3) menyebabkan 11.448 orang mengungsi termasuk penduduk yang mendiami pulau-pulau di sekitar Danau Sentani akibat meluapnya danau terbesar di Papua itu.

Baca juga: 74 korban banjir Sentani yang teridentifikasi kembali diumumkan

Baca juga: Arungi Danau Sentani, TNI berikan pelayanan kesehatan korban banjir

 

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Bagikan :

MUI masih kaji game kurang bermanfaat

wasekjen-mui-2

Paling lama satu bulan kita bisa bahkan lebih cepat lebih baik kan. Supaya orang tidak bingungJakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan saat ini lembaga tersebut masih mengkaji sejumlah game video yang beredar di masyarakat namun dinilai kurang bermanfaat.

"Supaya kajian tentang 'game' yang dalam berbagai bentuk dan berbagai substansi, itu bisa dilihat secara substantif," kata Wakil Sekjen MUI Amirsyah Tambunan ditemui di Jakarta pada Senin.

Menurut Amirsyah, sejumlah permainan video berpotensi membuat kecanduan dan melalaikan remaja dari tugas belajarnya. MUI menilai ada sejumlah game yang mengandung sisi tidak bermanfaat.

Saat ini, Amirsyah menjelaskan, MUI tengah melakukan kajian akademik dengan penilaian dari aspek kesehatan, dan psikologi.

Pengkajian untuk fatwa haram memainkan game tidak bermanfaat dijelaskan Amirsyah dapat selesai selama 1 bulan.

"Paling lama satu bulan kita bisa bahkan lebih cepat lebih baik kan. Supaya orang tidak bingung. Tidak ada keraguan, justru harus ada kepastian," jelas Amirsyah yang menambahkan hal itu dilakukan untuk memberikan kepastian bagi masyarakat.

MUI berharap masyarakat memainkan game-game yang mencerdaskan dan tidak memberi konten negatif kepada anak bangsa.

"Game itu ada yang positif dalam konteks edukasi, seperti untuk matematika, untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Tapi dalam bentuk substansi yang kekerasan, pornografi, horor, saya kira itu sangat jelas merusak pikiran-pikiran dari generasi muda kita. Bahkan tertanam sikap radikal teroris bagi mereka itu. Ini harus ditolak sesungguhnya," kata Amirsyah.

Sebelumnya ada wacana dari masyarakat untuk melarang game Player's Unknown Battle Ground (PUBG).

PUBG adalah permainan video jenis battle royal yang mengkompetisikan pesertanya mempertahankan nyawa menggunakan senjata dan beredar di telepon pintar.

Baca juga: PBNU akan bahas permainan PUBG

Baca juga: MUI kaji fatwa game PUBG
 

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Bagikan :

Satgas Gerakan Pramuka dilatih BPBD Babel tangani bencana

latih-pramuka

Pelatihan ini sebagai upaya pemerintah menjadikan Pramuka sebagai lini terdepan dalam menanggulangi korban bencana alamPangkalpinang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melatih anggota satuan tugas (satgas) Gerakan Pramuka peduli dalam pencegahan dan menanggani bencana alam di daerah itu.

"Pelatihan ini sebagai upaya pemerintah menjadikan Pramuka sebagai lini terdepan dalam menanggulangi korban bencana alam," kata Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel, Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan kegiatan pelatihan ini merupakan gagasan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Kepulauan Babel, Melati Erzaldi Rosman Djohan, dan diikuti 90 orang yang berasal dari perwakilan anggota Pramuka dari tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten/ kota serta dari komunitas-komunitas peduli bencana di daerah ini.

"Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini dapat membantu petugas BPBD dalam mengoptimalkan penanganan korban bencana selama musim pancaroba ini, seperti banjir, kecelakaan kapal di laut, kebakaran dan lainnya," katanya.

Mikron Antariksa mengatakan pemuda, khususnya yang tergabung dalam Satgas Pramuka Peduli memiliki kemampuan dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan maupun bencana.

"Selama empat hari ini, satgas Pramuka peduli mengikuti pelatihan dan sertifikasi CPR ( Cardiopulmonary Resuscitiations) dari tim dokter RSCM Jakarta serta pelatihan penyelamatan dan evakuasi oleh BPBD," katanya.

Selain itu, pada kegiatan pelatihan ini juga digelar simulasiwater rescue yang dilakukan di Kolong Spritus. Satgas Pramuka peduli dilatih untuk mempraktikkan cara evakuasi korban dengan menggunakan perahu karet.

Pelatihan ini dilaksanakan untuk menciptakan relawan yang profesional, siap siaga dan waspada dalam penanggulangan bencana dan diharapkan anggota Pramuka serta sukarelawan ini mampu memberikan pertolongan medis bagi korban kecelakaan maupun serangan jantung.

"Hari ini kita mengukuhkan Satgas Pramuka Peduli Kwarda Kepulauan Bangka Belitung, sehingga mereka bisa membantu pemerintah dalam penanggulanan bencana alam di daerah ini," katanya. 

Baca juga: Pramuka bantu korban tsunami Selat Sunda

Baca juga: Dua pelajar Pramuka tenggelam saat hiking

Pewarta: Aprionis
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Bagikan :

Rumah Prasasti Tukmas di Grabag-Magelang, Jateng direnovasi BPCB

prasasti-tukmas

Berdasarkan paleografisnya Prasasti Tukmas berasal dari kisaran abad VI-VII Masehi.Magelang – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah merenovasi rumah Prasasti Tukmas di Desa Lebak, Grabag, Kabupaten Magelang, karena bocor dan beberapa kayu di bagian atap lapuk terkena air hujan.

Juru pelihara Prasasti Tukmas, Surondi di Magelang, Senin, mengatakan kebocoran pada genteng kerpus yang terjadi sejak beberapa waktu lalu dan jika tidak segera ditangani maka kerusakan bangunan bisa bertambah.

Ia menuturkan rumah prasasti yang berfungsi untuk melindungi prasasti yang ada di dalamnya ini dibangun pada 1980 dan sudah selayaknya dilakukan renovasi, karena bangunan sudah berumur 39 tahun.

Renovasi yang dilakukan, antara lain mengganti kayu yang rapuh, mengecat genteng dan juga mengecat pagar besi.

Prasasti Tukmas terletak di Desa Lebak, Kecamatan Grabag ini lokasinya berada di dekat mata air yang setiap menjelang perayaan Nyepi selalu digunakan umat Hindu di Magelang menggelar upacara melasti.

Prasasti ini selain memuat tulisan dalam empat baris, juga memuat gambar roda (cakra), teratai (padma), nyala api, denah bangunan, gambar yang masih sulit untuk diidentifikasi. Gambar yang yang dapat diidentifikasi merujuk pada laksana (tanda khusus) yang digunakan para pemuka agama Siva (penganut Hindu).

Ia menjelaskan prasasti dari batu alam di lereng Gunung Merbabu yang dipahat dengan satu baris aksara Pallava berbahasa Sansekerta itu, untuk sementara ini merupakan prasasti berusia paling awal yang ditemukan di Jawa Tengah. Berdasarkan paleografisnya berasal dari kisaran abad VI-VII Masehi.

Batu alam berukuran cukup besar yang memuat akasara dan bahasa dari India tersebut berada di dekat sebuah mata air yang jernih.

Boleh jadi, kata Surondi,  mata air tersebut merupakan sumber air suci, layaknya air suci dari Sungai Gangga di India yang dipercaya oleh masyarakat dan pemuka agama Siva yang mungkin tinggal di sekitarnya dan mengelola sumber air pada saat itu. 

Baca juga: Isi prasasti yang ditemukan di Temanggung belum terpecahkan

Baca juga: Pekerja temukan prasasti berhuruf Jawa kuno

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Bagikan :

Seorang Anggota DPRD Sumut Didakwa Terima Suap Rp772,5 Juta

WhatsApp-Image-2019-03-25-at-12.48.59-PM

Jakarta – Seorang anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014 dari Fraksi Partai Bulan Bintang Ferry Suando Tanuray Kaban didakwa menerima suap dari Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho sejumlah total Rp772,5 juta.

"Terdakwa Ferry Suando Tanuray Kaban menerima hadiah berupa uang sejumlah Rp772,5 juta dari Gatot Pujo Nugroho selaku Gubernur Provinsi Sumut," ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Budi Nugraha, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin.

Ferry Suando diketahui pernah buron selama 4 bulan dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 28 September 2018, karena Ferry mangkir dari panggilan penyidik tanpa alasan jelas.

Baru pada 11 Januari 2019, Ferry ditemani istrinya mendatangi Polsek Kelapa Dua, dan setelah melalui pemeriksaan singkat, Ferry diserahkan ke KPK ditemani istrinya. Pada hari itu juga ia ditahan di Rutan Cabang KPK di belakang Gedung Merah Putih hingga saat ini.

Ferry adalah anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 ke-28 yang didakwa dalam perkara yang sama. Masih ada 10 orang lagi yang belum menjalani persidangan.

Uang suap Rp772,5 juta itu dalam dakwaan digunakan untuk empat kegiatan, yaitu pertama, pengesahan terhadap LPJB Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sumut Tahun Anggaran (TA) 2012.

Pembagiannya, anggota DPRD masing-masing mendapat bagian sebesar Rp12,5 juta; sekretaris fraksi mendapat sebesar Rp17,5 juta; ketua fraksi mendapat Rp20 juta; wakil Ketua DPRD mendapat tambahan Rp40 juta; dan ketua DPRD mendapat tambahan Rp77,5 juta.

Kedua, pengesahan terhadap APBD Perubahan Sumut TA 2013. Wakil Ketua DPRD Sumut saat itu Kamaluddin Harahap kembali meminta "uang ketok" sebesar Rp2,55 miliar.

Pembagiannya adalah anggota DPRD masing-masing mendapat bagian sebesar Rp15 juta; anggota badan anggaran (banggar) mendapat tambahan sebesar Rp10 juta; sekretaris fraksi mendapat sebesar Rp10 juta; ketua fraksi mendapat tambahan Rp15 juta; wakil Ketua DPRD mendapat tambahan Rp50 juta; dan ketua DPRD mendapat tambahan Rp150 juta.

Ketiga, pengesahan APBD Sumut TA 2014. Pembagiannya melalui bendahara dewan yaitu Muhammad Alinafiah agar seolah-olah anggota DPRD Provinsi Sumut mengambil gaji dan honor lain setiap bulannya.

Keempat, pengesahan terhadap APBD Perubahan Sumut 2014 dan APBD Sumut tahun anggaran 2015. Untuk pengesahan kedua hal tersebut, anggota DPRD meminta Rp200 juta per anggota. Permintaan itu disanggupi dan akan diberikan setelah rancangan perda tentang APBD Sumut TA 2015 disetujui DPRD Sumut.

Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi.
 

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Bagikan :

Lomba bercerita digagas untuk siswa SD dan MI di Bangka Belitung

Mina-Tarmizi

Lomba bercerita ini dalam upaya meningkatkan minat baca dan kecintaan terhadap budaya lokal untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsaSungailiat – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung menggagas lomba bercerita bagi siswa sekolah dasar (SD) dan madrasyah ibtidaiyah (MI), dalam upaya meningkatkan minat baca dan kecintaan terhadap budaya lokal untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Mina Tarmizi di Sungailiat, Senin mengatakan lomba bercerita yang diikuti oleh 35 peserta dari tingkat SD dan MI itu merupakan kegiatan yang terencana.

"Peserta yang berprestasi pada lomba ini akan dipercaya mewakili Kabupaten Bangka mengikuti lomba yang sama di tingkat provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang direncanakan pada Mei 2019," katanya.

Melalui kegiatan tersebut, katanya,  dapat memotivasi bagi siswa lainnya untuk lebih meningkatkan membaca buku baik buku sekolah maupun buku lainnya yang bermanfaat.

"Secara umum, minat baca masyarakat dilihat dari jumlah kunjungan di perpustakaan cukup rendah karena dimungkinkan sekarang masyarakat lebih memilih membaca melalui layanan online yang mudah dijangkau," katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bangka terus berupaya mendorong minat baca masyarakat termasuk pembentukan taman bacaan masyarakat (TBM) yang ada di desa.

"Tersedianya TBM yang tersedia itu tidak hanya diperuntukan bagi anak – anak, tetapi juga menyediakan sejumlah buku umum yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Zulkarnain Idrus mengatakan lomba bercerita bagi siswa tingkat SD dan MI sebagai upaya meningkatkan kegemaran membaca pada siswa sekolah.

"Saya berharap, kegiatan ini dapat dilakukan berkelanjutan sesuai program kerja Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam rangka menciptakan generasi bangsa yang cerdas kuat serta bermartabat," katanya.

Baca juga: Perpustakaan Yogyakarta gelar lomba bercerita

Baca juga: Lomba pidato dan bercerita berbahasa Indonesia digelar di Kedah

Pewarta: Kasmono
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Artikel Asli

Bagikan :