Basket

NBA: Lakers Rerkrut Rajon Rondo Untuk Bantu Leborn James

NBA: Lakers Rerkrut Rajon Rondo Untuk Bantu Leborn James

Untuk membantu LeBron James, Los Angeles Lakers terus membenahi rosternya. Lakers sukses mendapatkan point guard senior Rajon Rondo.

Seperti diberitakan Yahoo Sports, Rondo setuju bergabung bersama Lakers selama setahun. Rondo akan dibayar Lakers sembilan juta dolar AS.

Kepastian bergabungnya Rondo terjadi selang sehari setelah Lakers resmi merekrut LeBron. Kedua pemain tersebut berstatus free agent musim panas ini. Selain Rondo dan LeBron, Lakers juga merekrut center JaVale McGee dan guard Lance Stephenson serta mempertahakan Kentavious Caldwell-Pope.
Selengkapnya

Bagikan :

NBA: Washingthon Wizards Datangkan Center Senior Dwight Howard

NBA: Washingthon Wizards Datangkan Center Senior Dwight Howard

Center senior Dwight Howard akan bermain bersama Washington Wizards pada NBA 2018-2019. Howard akan main bareng dengan point guard John Wall dan Bradley Beal.

Wizards membutuhkan center baru setelah pekan lalu melepas Marcin Gortat ke Los Angeles Clippers. Gortat ditukar dengan guard Austin Rivers.

Menurut laporan The Athletic, Wizards sudah mendapatkan pengganti yang tepat untuk Gortat yakni Howard. Eks pemain Los Angeles Lakers itu akan kontrak selama setahun saja.

Selengkapnya

Bagikan :

Lakers Datangkan LeBorn James Dengan Nilai Kontrak Rp 2,2 Trilliun

Lakers Datangkan LeBorn James Dengan Nilai Kontrak Rp 2,2 Trilliun

Los Angles Lakers resmi memboyong LeBorn James dari Cleveland Cavaliers dengan nilai kontrak Rp 2,2 trilliun dalam kurun waktu 4 tahun.

Hal ini diumumkan oleh agen sang pemain, Klutch Sports Group. Ini adalah kali kedua James meninggalkan Cavaliers dengan status free agent setelah pada tahun 2010 hengkang ke Miami Heat.

Meskipun sudah berusia 33 tahun, James masih terus konsisten menampilkan performa gemilang. Pada musim 2018, James berhasil membawa Cavaliers menjadi runner up dan mencatatkan beberapa rekor pribadi.

Kini bersama Los Angeles Lakers, James akan memulai petualangan baru di wilayah barat kompetisi. James akan berhadapan dengan musuh bebuyutannya selama empat musim, Golden State Wariors, dalam kompetisi reguler.

https://financeroll.com/
LeBorn James Resmi Berseragam Los Angles Lakers

Seperti diketahui, Warriors dan Cavaliers telah mendominasi final NBA dalam empat musim terakhir. James hanya bisa satu kali membawa Cavaliers juara pada tahun 2016.

Kehadiran James di Lakers tentunya membawa angin segar karena tim ini sedang membangun kekuatan dengan mengandalkan banyak pemain muda. James diharapkan mampu membuat Lakers menjadi kandidat kuat juara karena Lakers tidak pernah lolos ke babak play off dalam lima musim terakhir.

Bagikan :

Jika LeBorn James Pindah, Ini 5 Calon Klub yang Siap Merekrurtnya

Ini Klub yang Berpeluang Merekrut LeBorn James Musim Depan

Isu akan kepindahan LeBorn James dari timnya Cleveland Cavaliers semakin kian pasti, pemain yang bermain di posisi Small Forward itu disebut-sebut tidak puas dengan materi pemain Cav’s dan ingin mencari tantangan baru.

Sebelumnya LeBorn James telah menelan kekecewaan usai timnya Cvs’s di bantai telak 4-0 atas Warriors pada pertandingan babak final NBA 2017/2018. Kekalahan ini membuat isu kepindahan James makin kian kuat. Penampilan LeBorn memang sangat diandalkan oleh Cavaliers. sepanjang kompetisi NBA 2017/2018, Cavs selalu bergantung kepada sang bintang LeBorn James.

Sejumlah klub NBA diberitakan mulai mendekati James untuk memperkuat timnya. Beberapa di antaranya siap melepas sejumlah pemain bintang mereka demi mendatangkan pemain yang dijuluki The King James.

Berikut 5 calon klub yang mendekati James

1. New York Knicks

Bergabungnya James bersama Knicks bukan suatu hal yang tidak mungkin, ada harapan untuk Knicks bisa mendatangkan small forward Cavs’s tersebut. LeBorn diketahui memiliki perasaan khusus dengan Knicks, terlebih ia juga memiliki hubungan baik dengan pelatih Knicks yang baru yaitu David Fizdale.

Kedatangan LeBron berpeluang menghapus dahaga gelar Knicks sejak 1973. Namun, masalahnya Knicks memiliki materi pemain medioker yang bahkan lebih buruk dibandingkan Cavaliers.

2. San Antonio Spurs

Sepanjang kariernya, LeBron selalu memperkuat tim yang berada di wilayah timur. Andai ingin mencari tantangan dengan pindah ke wilayah barat, San Antonio Spurs dapat menjadi pilihan LeBron.

LeBron beberapa kali menegaskan pentingnya memiliki kecerdasan dalam bermain basket. Hal itu membuatnya diprediksi bakal cocok dengan pelatih Spurs, Gregg Popovich. Di bawah asuhan Popovich, LeBron diyakini dapat meraih cincin NBA keempatnya. Namun, Spurs harus terlebih dulu melepas Kawhi Leonards andai ingin mendatangkan LeBron.

3. Houston Rockets

LeBron dan Chris Paul telah sejak lama ingin bermain dalam satu tim NBA. Keinginan keduanya berpeluang terlaksana andai LeBron memutuskan bergabung dengan Houston Rockets.

Namun, Chris Paul harus berkorban dnegan menunda kenaikan gajinya jika ingin LeBron bergabung dengan Rockets. Pasalnya, Rockets terancam melewati batas gaji yang ditetapkan NBA. Kombinasi LeBron dengan Chris Paul ditambah James Harden serta Clint Capela diprediksi dapat mengakhiri dominasi Golden State Warriors di wilayah barat.

4. Los Angles Lakers

Sebagai pemegang gelar NBA terbanyak kedua, prestasi Los Angeles Lakers menyedihkan dalam beberapa musim terakhir. Lakers praktis puasa gelar sejak terakhir memenangi NBA pada 2010.

Meski memiliki sejumlah pemain muda berbakat seperti Lonzo Ball, Kyle Kuzma, dan Brandon Ingram, Lakers gagal lolos ke play-off musim ini. Salah satu penyebabnya adalah kekurangan pemain berpengalaman.

Andai LeBron memutuskan bergabung dengan Lakers, kedua belah pihak akan saling diuntungkan. Reputasi LeBron akan semakin mengkilap jika mampu membangkitkan Lakers, sedangkan tim asal California itu dapat kembali disegani.

5. Piladelphia Sixers

Philadelphia Sixers merupakan opsi menarik untuk LeBron pada musim depan. Berbeda dengan Cleveland yang terlalu mengandalkannya, Sixers punya materi pemain muda berbakat.

Saat ini, Sixers diperkuat pemain muda hebat macam Joel Embiid, Ben Simmons, dan Dario Saric. Musim ini saja dengan materi tersebut Sixers sukses melaju hingga semifinal wilayah timur.

Apalagi, Sixers ditangani pelatih Brett Brown. Pada masa lalu, LeBron beberapa kali memuji Brown. Kombinasi LeBron dengan Sixers dipercaya cukup tangguh untuk minimal melaju hingga final.

Bagikan :

Kevin Durant Dinobatkan MVP Final NBA 2017/2018

Kevin Durant Dinobatkan MPV Final NBA 2017/2018

Kevin Durant yang bermain sebagai Small Forward Golden State Warriors terpilih sebagai pemain terbaik atau MVP final NBA 2017/2018.

Kesuksesan mantan pemain Oklahama City Thunder itu tidak lain karena penampilan cemerlangnya di setiap laga gim final NBA, ia memiliki rata-rata 28,8 poin, 10,8 rebound dan 7,5 assist. Durant menjadi salah satu sosok yang berpengaruh untuk membawa Warriors juara NBA dua kali secara beruntun.

Kevin Durant Dinobatkan MPV Final NBA 2017/2018
Durant terpilih dua kali sebagai MPV NBA 2017/20187. Ini menjadikan dirinya mengikuti jejak, LeBorn James, Kobe Bryant, Shaquielle O’Neal, Michael Jordan dan Hakeem Olajuwon yang pernah meraih MVP Final dua kali beruntun.

Cleveland Cavaliers	Golden State Warriors 	85 : 108
Aksi menawan Durant membantu Warriors menyapu bersih Cavaliers di final NBA 2018. Warriors berpesta juara di kandang Cavaliers Quicken Loans Arena. Salah satu aksi terbaik Durant di final NBA ada di gim ketiga. Durant ketika itu membuat 43 poin, 13 rebound dan tujuh assists.
Kevin Durant Dinobatkan MPV Final NBA 2017/2018

Bagikan :

Final NBA Gim 4: Hantam Cavaliers, Warriors Juara NBA 2017/2018

Final NBA Gim 4: Hantam Cavaliers, Warrios Juara NBA 2017/2018

Golden State Warriors keluar sebagai juara NBA Musim 2017/2018 setelah sukses tundukan Cavaliers di gim ke 4 final NBA yang bertanding di Quicken Loans Arena, Sabtu (9/6/2018) WIB. Warriors kunci kemenangan 108-85 dari Cavaliers, Hasil gim ke 4 ini sekaligus menyapu bersih keunggulan agregat Warriors 4-0 atas Cavs.

Tim All-Stars Golden Warriors meraih gelar juara NBA ketiga kalinya dalam empat tahun terakhir. Tidak hanya itu, Warriors juga mampu mempertahankan gelar yang mereka dapatkan tahun lalu. Dominasi Warriors di era NBA ini semakin nyata karena keunggulan 4-0 melawan Cleveland Cavaliers secara beruntun, adalah yang tertelak dalam perjumpaan kedua tim di final. Pada 2015, Warriors menang 4-2 dari Cavaliers, dan tahun lalu mereka unggul 4-1 dari sang lawan yang memiliki LeBron James.

Game keempat final NBA 2018 sendiri adalah bukti dominasi Golden State Warriors. Kuarter pertama dimulai dengan keberhasilan Stephen Curry mencetak layup shot untuk skor 2-0. Namun, Cavaliers mampu membalikkan kedudukan berkat tembakan tiga angka J.R Smith. Ketika Cavs tampak bisa mengimbangi sang lawan, gempuran JaVale McGee dan Curry membuat kedudukan jadi 13-3.

Cavaliers sulit untuk memburu sang juara bertahan. Meskipun mereka bisa menyempitkan skor, saat itu juga Warriors menemukan cara untuk menjauh. Hal ini terus berlanjut ketika Andre Iguodala mengirim tembakan tiga angka ntuk skor 34-23. Meskipun Cavs membuat kuarter pertama tetap dalam satuan angka yang sama, 34-25 berkat James, momentum ada di tangan Warriors.

Kegigihan dilakukan oleh Cavaliers pada awal kuarter kedua. Mereka yang terus tertinggal kemudian bangkit ketika dunk shot LeBron James masuk dan membuat skor jadi 38-39. Desakan Cavs terus terasa sebelum Kevin Durant berhasil melakukan lemparan bebas dan mengunci skor imbang 43-43.

Sejak saat itu, Warriors kembali memimpin, dan makin jauh. Puncaknya adalah ketika lima detik tersisa di kuarter kedua, Stephen Curry melakukan lemparan tiga angka dan membawa timnya berbeda sembilan poin dari Cavaliers, dalam kedudukan 61-52.

Keadaan memburuk bagi Cavs ketika Klay Thompson, Curry, dan McGee bergantian mencetak poin dan membuat jarak jadi 52-67. Selisih semakin membuat Warriors nyaman, terutama karena Stephen Curry, Draymond Green, dan Kevin Durant dalam kondisi prima sebagai penyumbang angka Warriors. Kuarter ketiga diakhiri dengan kedudukan 86-65.

Awal kuarter keempat, tembakan tiga poin yang dicetak oleh Stephen Curry untuk skor 89-65 ibarat menyelesaikan pertandingan. Berikutnya, Curry pula yang membuat Warriors bisa menembus 100 poin di laga ini sehingga kedudukan 102-74. Pada sisa menit, perayaan gelar juara Warriors tidak dapat terhentikan lagi dengan skor 108-85. Mereka menyudahi perlawanan Cavaliers dan meraih gelar juara kembali.

Bagikan :

Final NBA Gim 3: Sikat Cavaliers, Warriors Dekati Tangga Juara!

Final NBA Gim 3: Sikat Cavaliers, Warriors Dekati Tangga Juara!

Golden State Warriors semakin dekat dengan tangga juara. Berhasil tunjukan superiornya dengan membekuk Lawannya Cleveland Cavaliers dalam babak lanjutan final NBA gim ke-3 dengan skor kemenagan 110-102 untuk warriors, Kamis (7/6/2018).

Dari hasil pertemuan kedua tim pada gim ke-3, Warriors memimpin skor agregat 3-0 dari Cavaliers. Stephen Curry dan kawan-kawan hanya butuh satu kemenangan lagi untuk berhak menjadi juara NBA musim 2017/2018.

Kemenangan Warriors di gim ke-3 tak lepas dari peran Kevin Durant, dirinya bermain sangat gila pada laga kali ini dengan catatan 43 poin, 13 rebound, 7 assist. Beda hal dengan rekannya Curry yang hanya mampu memasukan tembakan tiga poin

Laga pertandingan

Cavs yang tertinggal 0-2 langsung bermain ngotot sejak kuarter pertama. LeBron James dan kawan-kawan sempat unggul 10 poin atas Warriors. Namun Warriors ternyata berhasil memepetkan jarak poin jelang kuarter pertama berakhir. Warrios pun menutup kuarter pertama dengan hanya tertinggal satu poin 28-29.

Baca Juga:Lorenzo Gabung Yamaha Musim Depan, Jadi Duet Maut Marquez?

Warriors masih belum panas begitu kuarter kedua berlangsung. Sebaliknya, Cavs kembali memimpin perolehan poin lewat aksi individu James. Durant dan kawan-kawan baru bisa mengambil alih pertandingan saat kuarter ketiga. Tembakan dua poin dan tiga poin dari Durant konsisten meneror pertahanan Cavs. Pada kuarter ini, Warriors mendulang 31 poin. Di sisi lain, Cavs cuma bisa menambah 23 poin.

Puncak kecemerlangan Durant terjadi di kuarter keempat. Tembakan tiga poinnya saat pertandingan tinggal 49 detik membuat Warriors unggul 106-102. Poin Warriors akhirnya ditutup lewat dua tembakan bebas Curry. Warriors pun menang 110-102.

Bagikan :

Final NBA Gim Kedua, Warriors Bekuk Cavaliers 122-103

Final NBA Gim Kedua, Warriors Bekuk Cavaliers 122-103

Golden State Warriors kembali menunjukan sebagai tim superior di NBA musim 2017/2018.

Golden State Warriors Bekuk Clevland Cavaliers 122-103 dalam lanjutan gim ke-2 putaran Final NBA yang berlangsung di ORACLE Arena, Senin (4/6/2018) WIB atau Minggu (3/4/2018) waktu AS.

Jalannya kuarter pertama berjalan cukup ketat, namun Warriors bermain cukup baik hingga menutup pertandingan kuarter pertama dengan keunggulan skor 32-28 atas Cavaliers.

Stephen Curry dan kawan-kawan kembali mengamuk dikuarter kedua, lewat tembakan-tembakan tiga angka membuat Warriors unggul 15 poin atas Cavaliers. LeBorn James andalan Cav’s mencoba mengejar ketertinggalan, hasilnya James mampu memangkas ketertinggalan menjadi 13 poin.

Bertanding dikuarter ketiga Cavaliers mencoba memanas untuk mengungguli lawan, LeBorn James dan rekan setim sempat memangkas jarak ketertinggalan menjadi lima poin. Pada menit-menit terakhir kuarter ketiga, skor menjadi menjauh untuk Cav’s, David West membuat Warriors menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 10 angka.

Dua tembakan tiga angka beruntun Stephen Curry membuat Warriors makin menjauh di awal kuarter empat. Warriors unggul 13 poin.

Cavaliers benar-benar tak berdaya di kuarter empat. Mereka sangat kesulitan menjaga Curry. Total Curry melesakkan lima tembakan tiga angka sehingga margin keunggulan Warriors sempat mencapai lebih dari 20 poin.

Stephen Curry Bintang Kemenangan Warriors

Final NBA Gim Kedua, Warriors Bekuk Cavaliers 122-103
Stephen Curry 33 poin, 8 assist, dan tujuh rebound

Stephen Curry bermain cukup gila pada pertandingan kali ini, Point Guard Warriors itu mencetak 33 poin, 8 assist, dan tujuh rebound. Sedangkan rekannya Durant mencatatkan 26 poin, 9 rebound dan 7 assist.

Dari Cavaliers sendiri, pemain andalannya LeBorn James hanya membuat 29 poin, 13 assist dan 9 rebound dan rekannya Kevin Love mencatat 22 poin dan 10 rebound.

Bagikan :

The Nike LeBorn Soldier 1 “25 Stright”, Cerita Sejarah Dalam Sebuah Sepatu

The Nike LeBorn Soldier 1 "25 Stright", Cerita Sejarah Dalam Sebuah Sepatu

Stephen Curry yang bermain untuk tim Golden State Warriors mendapatkan perlakuan khusus dari Under Armour, pemain gaji tertinggi di NBA itu mendapatkan dua versi sepatu “Curry 5” menjelang partai puncak Final NBA.

Tidak hanya Stephen Curry, Pemain bintang Cleveland Cavaliers “LeBorn James” juga mendapatkan perlakuan serupa dari Nike.

Program Nike bertajuk “Champions Think 16” yang sedang bergulir pekan ini secara khusus dipersembahkan untuk Leborn dalam peluncuran sepatu Nike Zoom LeBorn Soldier 1 “25 Stright”.

Champions Think 16 merupakan sebuah program yang dibuat oleh nike sejak pertengahan bulan april lalu, dengan menawarkan koleksi sepatu milik atlet legendaris dan ikonik.

Sepatu-sepatu tersebut antara lain datang dari Nike, Converse, dan Air Jordan. Ada 16 sneaker yang mewakili para legenda dan bintang di kompetisi NBA dan WNBA, sebagai bentuk penghormatan atas prestasi mereka. Selain nama LeBron James, ada nama Bill Russell, Dr. J, dan Kevin McHale, hingga Kawhi Leonard, Kobe Bryant, dan Maya Moore, serta tentu saja Michael Jordan.

The Nike LeBorn Soldier 1 "25 Stright", Cerita Sejarah Dalam Sebuah Sepatu
Dalam menjelang laga final NBA yang berlangsung kemarin, Sepatu milik LeBorn yang menjadi perhatian.

Sepatu LeBron 1 tersebut dibuat eksklusif dalam balutan kulit premium berwarna putih yang dipadukan dengan warna biru, dan sejumlah detail emas. Termasuk, aksesoris warna emas berbentuk tropi Larry O’Brien yang disematkan pada tali sepatu.

The Nike LeBorn Soldier 1 "25 Stright", Cerita Sejarah Dalam Sebuah Sepatu
Nike meluncurkan sepatu the Nike Zoom LeBron Soldier 1 “25 Straight” menjelang gim pertama final NBA pada Kamis (31/5/2018) ini.

Sepatu ini akan dijual dengan harga eceran 150 dollar AS atau kira-kira Rp 2,1 juta.

Sejarah

Sepatu ini bukan tanpa cerita. Sneaker ini dibuat sebagai bentuk penghormatan atas prestasi LeBron James yang mampu membawa Cavs menggilas tim Pistons, Detroit pada final wilayah timur di tahun 2007.

Tak tanggung-tanggung, dalam laga itu terjadi dua kali overtime (perpanjangan waktu).

dalam pertandingan itu LeBron yang mengenakan sepatu the Zoom Soldier 1, mencatatkan rekor 25 poin beruntun, hingga mampu membawa Cleveland mencapai kemenangan 109-107.

Cavs membenamkan Pistons pada gim keenam, dan sekaligus menjadi kali pertama bagi LeBron James berlaga di final NBA.

Tak hanya sepatu LeBron, Nike pun memasukkan sepatu ikonik Michael Jordan “Last Shot” Air Jordan XIV dan “Gold Standard” Nike Air Force 270 dalam jajaran koleksi “Champions Think 16”.

Bagikan :

Berikut Dream Team NBA 2017-2018, LeBorn dan Harden Masuk Skuat

Berikut Dream Team NBA 2017-2018, LeBorn dan Harden Masuk Skuat

National Basketball Association (NBA) Umumkan dream team musim 2017-2018 pada Kamis (24/5/2018) waktu setempat atau Jumat (25/5/2018) dini hari WIB.

Di dream team All-NBA terdapat sejumlah nama-nama bintang seperti, forward Cleveland Cavaliers LeBorn James, Shooting Guard Houston Rockets James Harden, Guard Porland Trail Blazers Damian Lillard, Forward Golden State Warriors Kevin Durant dan center New Orleans Pelicans Anthony Davis.

LeBorn James dan James Harden meraih suara mutlak masuk Skuat team utama. Pemilihan dream team sendiri dipilih oleh para wartawan peliput NBA, setiap wartawan yang memberikan suara pada penilaian All-NBA team diwajibkan memilih dua guard, dua forward, satu center untuk first, second dan Third Team.

Baca Juga: Walaupun Tersingkir, Pelatih Thailand Memuji Pasukan Tim Uber Indonesia

Untuk pemain yang ditempatkan di First Team mendapat poin 5, sedangkan Second Team hanya memperoleh tiga angka, dan terakhir satu poin untuk Third Team.

LeBron dan Harden meraih suara mutlak. Seluruh wartawan yang berhak memilih menempatkan LeBron dan Harden untuk berada di tim utama. Sedangkan untuk Lillard, baru kali ini terpilih masuk All-NBA First Team.

Adapun untuk All-NBA Second Team diisi oleh Russell Westbrook (Oklahoma City Thunder), DeMar DeRozan (Toronto Raptors), Giannis Antetokounmpo (Milwaukee Bucks), LaMarcus Aldridge (San Antonio Spurs) dan Joel Embiid (Philadelphia 76ers).

Sedangkan untuk All-NBA Third Team yang terpilih adalah Stephen Curry (Golden State Warriors), Victor Oladipo (Indiana Pacers), Jimmy Butler (Minnesota Timberwolves) Paul George (Thunder) dan Karl Anthony Towns (Timberwolves).

Bagikan :